Loading...

Kamis, 16 Februari 2012

BENTUK PENYAJIAN TARI

Disini dapat Diuraikan Beberapa Bentuk Penyajian Tari yang terbagi atas; A. TARI TUNGGAL 1. Definisi tari tunggal Tari Tunggal, adalah tarian yang dilakukan oleh seorang penari. 2. Ciri-ciri tari tunggal Gerakannya mencapai tingkat kerumitan tertinggi dibanding dengan bentuk tari lainnya. Tari tunggal memiliki gerak-gerak dasar yang sangat sulit dan juga komposisi yang banyak variasinya, juga gerak-gerak yang terkecil sekalipun harus diperhatikan. 3. Contoh tari tunggal Tari mambang, Tari Sawan (Batak), Tari Saram (Batak), tari Bondan, tari Klana, tari Minak Koncar (Jateng), tari Jejer, tari Ngeremo, tari Cokro Negara dll. Jika tari tunggal ditari oleh banyak penari disebut tari masal. B. TARI BERPASANGAN 1. Definisi tari berpasangan Tari Berpasangan adalah tarian yang dilakukan berdua dengan gerakannya sebagian berlainan satu sama lain, tetapi antar penari merupakan satu kepaduan disebut duet. Tari berpasangan memang ditarikan secara berpasangan oleh 2 (dua) orang secara bersama-sama, saling mengkait membawakan sebuah tarian, umumnya tari pergaulan. 2. Ciri-ciri tari berpasangan Dilakukan oleh 2 orang yang terdapat komunikasi di dalamnya. 3. Contoh tari berpasangan tari Serampang Dua Belas, Tari jaipongan, tari Kupu-kupu (Jabar), tari Jaran Goyang C. TARI KELOMPOK 1. Definisi Tari Kelompok Tari kelompok adalah tarian yang ditarikan lebih dari 2 orang bersama-sama, 2. Ciri-ciri tari kelompok Umumnya tarian kelompok ini mengandalkan keserampakan walaupun disainnya sederhana. Tarian kelompok kecil dapat disajikan dengan tiga penari, empat penari sampai Sembilan penari, tetapi jika dalam jumlahnya besar disebut tari masal. Tari masal ini dapat berasal dari tari tunggal, biasanya dipertunjukkan pada acara-acara besar, seperti tari Reog Ponorogo. berdasarkan jumlah kelompoknya dibedakan sebagai berikut: a) Tari Solo yaitu taritarian yang hanya di sajikan atau di mainkan oleh satu orang . Contohnya Tari Remo b) Tari Duet yaitu tari yang di sajikan atau di mainkan oleh dua orang secara interaktif.Baik di mainkan oleh wanita-pria, wanita-wanita, pria-pria. Contoh Tari Jaipong c) Tari Trio yaitu tari yang di sajikan oleh tiga orang yang bersifat konstruktif yang masing-maing penari menonjolkan karakter yang berbeda. Contohnya Tari Tayub. d) Tari Kwartet yaitu tari yang di sajikan oleh empat penari dengan struktur koreografi yang pada umumnya menampakkan pola simbolisasi dari para penari. Contohnya Tari Srimpi. e) Tari Massal yaitu tari yang di tampilkan secara besar-besaran. Tari massal seringkali di padankan dengan tarian Kolosal yang disajikan secara besar-besaran, mewah, dan megah. Contohnya TAri Saman. f) Tari Berganda yaitu penyajian tari tunggal yang dapat diduplikasi secara bersama dan dalam waktu yang sama. contohnya Tari Remo. g) Tari Kolosal yaitu penyajian tari yang di dukung oleh banyak penari. Tari kolosal dapat berupa sajian tari tunggal, atau dramatari. Tekanan tari kolosal adalah pada banyaknya pendukung yang membuat sajian sangat semarak atau megah. h) Tari Kelompok yaitu tari yang bentuk penyajiannya berkelompok yang memperlihatkan sebuah ikatan antar penari. i) Display (arak-arakan) yaitu bentuk penyajian tari dengan menunjukkan foprmasi berarak-arakan. Contohnya karnaval, Reog Ponorogo. DAFTAR PUSTAKA Uthameblog. 2010. Apresiasi Seni Tari. (online), (http://materisenibudayablog. blogspot.com/2010/11/seni-tari.html). Jenis Tari Berdasarkan Penyajian. (online),( http://forum.um.ac.id/index. php?topic=4955.0). Tetty Rachmi, dkk. 2010. Keterampilan Musik dan Tari. Jakarta: Universitas Terbuka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar